Kamis, 03 Oktober 2019

Jadi Seorang Wirausaha atau PNS?

Perkembangan era digital membuat kita semakin berlomba lomba dalam dunia maya untuk mengekspos diri, era milenial saat ini membutuhkan hal yang serba mudah dan cepat. Banyak sekali pebisnis muda yang ada di Indonesia mulai dari bisnis start up sampai bisnis kedai coffe yang menjadi pilihan para milineal, sekarang ini menjadi seorang pegawai tidak lagi menjadi pekerjaan yang di idam-idamkan oleh kalangan muda. 
Menjadi pegawai dianggap sebagai batu loncatan untuk membuka bisnis entah itu bisnis kuliner, properti dan lain-lain. Bahkan pemerintah sedang gencar dalam mengembangkan unicorn yang di gadang-gadang dapat meningkatkan perekonomian Indonesia. Pemerintah gencar menggenjot UMKM dan memberikan pelatihan cuma-cuma untuk kaum milineal dalam mengembangkan bisnis, tentu hal ini menjadi peluang bagi kaum muda dalam meningkatkan potensi diri dan aktualisasi diri, bonus demografi yang dimiliki Indonesia sangat menguntungkan apabila hal tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Menjadi seorang pegawai negeri sipil (PNS) dahulu menjadi profesi yang sangat di dambakan, namun 10 tahun terakhir ini sepertinya banyak kaum muda yang enggan menjadi PNS meskipun pembukaan lowongan CPNS selalu banyak peminatnya. Pemerintah juga ingin mengeluarkan peraturan baru seorang PNS dengan jam kerja yang fleksibel   dapat bekerja dirumah, tentunya hal ini untuk menarik minat kaum muda untuk menjadi PNS karena sekali lagi di era milenial ini ingin yang serba cepat dan mudah.
Bisnis milenial saat ini sedang menjamur akan tetapi tak sedikit juga yang berumur pendek, perlu adanya dorongan dari pemerintah agar pebisnis muda yang ada dapat terus mengembangkan bisnis tanpa harus takut terperosok dalam jurang hutang piutang, tak jarang kaum muda yang mengembangkan bisnis mempunyai modal dari hutang perbankan atau menggadaikan barang. Perlu adanya asuransi khusus bagi pebisnis under 30 tahun apabila ingin menjadikan Indonesia sebagai negara yang warganya mandiri dalam usaha bisnis yang mereka miliki, contoh saja kartu Tani yang masih belum terlalu dirasakan dampaknya bagi petani karena petani menganggap terlalu ribet dalam pelaksanaanya tak jarang  banyak program pemerintah yang hanya hilang begitu saja tanpa ada keberlanjutannya, maka diperlukan kerjasama yang menyeluruh dan merata serta kemudahan akses bagi siapapun yang ingin mengembangkan bisnis di usia muda, pemuda memiliki jiwa muda yang ingin selalu mencoba hal baru, butuh dukungan penuh baik dari pemerintah, keluarga dan diri sendiri agar dapat mengembangkan potensi yang mereka miliki terutama dalam bidang kewirausahaan, semakin banyak wirausaha yang ada disuatu negara maka semakin maju juga peradaban negara tersebut karena memiliki warga yang mandiri dan dapat meningkatkan pendapatan yang mereka miliki, yuk mulai menjadi wirausaha dari bisnis kecil hingga raksasa semoga saja.....
Inilah Pojok Opini Saya
10 Oktober 2019
23.33 WIT (Waktu Indonesia Tembalang)
Di burjo Echa ditengah kejenuhan sebagai mahasiswa tingkat akhir